Dekranasda Provinsi Kunjungi Perngrajin

Posting Oleh : Admin [January 14, 2008 - 7:38 pm]

Selain kemampuan sumber daya manusia dan modal usaha. Pengrajin yang ingin maju perlu strategi untuk dapat menembus pasar guna memasarkan hasil-hasil industrinya. Hal tersebut disampaikan Ketua Dekranasda Propinsi Bali Ny. Mas Brata saat meninjau Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Kota Denpasar, Rabu (9/1). Peninjauan tersebut didampingi Ny. Aryana dan Tim Dekranasda Kota Denpasar.

Ny. Berata lebih jauh mengatakan pembinaan kepada pengerajin penting dilakukan agar perusahaan yang bersangkutan tetap eksis artinya mampu mempertahankan keunggulan produknya ”Kami sengaja menyasar perusahaan yang mempunyaii prospek kedepan dan yang sudah pernah mendapat bantuan baik dari propinsi maupun kabupaten.” Ujar Nyonya Mas Berata. Disamping itu kata Istri Gubernur Bali mengatakan dengan bantuan pembinaan ini kita dapat mengetahui sejauh mana perusahaan tersebut mampu melakukan inovasi terhadap jenis dan bentuk produk yang dihasilkan terutama masalah kwalitas. Jika ini sudah dilakukan maka perusahaan tersebut akan mampu menembus pasar internasional.

Sementara Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar Dewa Dharendra mengatakan pembinaan semacam ini terus dilakukan. Pembinaan bukan hanya pada UKM yang telah mendapatkan bantuan tapi juga yang belum mendapatkan bantuan. “Untuk kali ini pembinaan dilakukan pada tiga UKM yakni, UD. Karunia pengrajin kepompong ulat sutra untuk wilayah Kecamatan Denpasar Barat, CV. Bali Bagus untuk pengerajin kaca untuk wilayah Kecamatan Denpasar Selatan dan CV. Kecak pengarajin yang bergerak dibidang garment untuk Kecamatan Denpasar Timur,” ujar Dharendra. Untuk kualitas dari produk yang telah dihasilkan terutama produk kaca katanya, sudah memiliki keunggulan tersendiri hal ini terbukti perusahaan tersebut sampai kewalahan menerima order dari luar negeri. Disamping terbatasnya modal kurangnya tenaga kerja juga berpengaruh terhadap upaya meningkatan jumlah produknya. Tapi dengan keadaan seperti inipun kita sudah senang dan keterbatasan itu pelan-pelan akan bisa diatasi sesui dengan bertambahnya modal, yang jelas prospek kedepan sangat cerah.