Copot Menkeu, Pasar Akan Bereaksi Negatif

Posting Oleh : Team News [February 26, 2010 - 7:15 am]

Pelaku pasar saat ini melihat bahwa apa yang direkomendasikan oleh partai oposisi di DPR terpisah dari kabinet. Artinya, kesimpulan DPR tentang kasus Century tidak harus diikuti oleh Presiden karena sistem kabinet di Indonesia adalah kabinet presidensial sehingga Presiden akan tetap mempertahankan menteri keuangannya.

Demikian pendapat Kepala Ekonom Mandiri, Mirza Adityaswara, Rabu (24/2/2010), ketika dikonfirmasi Persda Network, terkait pandangan akhir fraksi DPR terkait kasus Century. "Akan tetapi, jika Presiden mencopot Menteri Keuangan Sri Mulyani karena rekomendasi DPR tersebut maka pasar baru akan bereaksi negatif karena ini berarti pasar harus melihat lagi kebijakan makroekonomi dari menkeu yang baru," kata Mirza.

Menurut Mirza, Pansus Century DPR adalah lembaga politik bukan lembaga hukum sehingga kesimpulan yang diperoleh bisa berbeda-beda tergantung kepada kebijakan politik masing-masing partai. "Kebenaran hukum akan diperoleh di lembaga hukum, sedangkan kebenaran mutlak ada di Tuhan Yang Maha Kuasa. Jadi, kita tunggu saja apakah KPK atau Kejaksaan akan menemukan pelanggaran hukum dalam keputusan bail out Bank Century," kata Mirza.

Dikatakan, fakta ekonominya semua tahu bahwa situasi ekonomi dunia dan perbankan Indonesia di kuartal IV-2008 sampai kuartal I-2009 adalah situasi yang sangat genting sehingga pemerintah dan Bank Indonesia menghindari jatuhnya kepercayaan masyarakat dengan cara menyelamatkan Bank Century. "Suatu keputusan sulit dan dilematis, tapi memang harus diambil demi stabilitas ekonomi dan demi kesejahteraan masyarakat luas," kata Mirza.

Sumber: Kompas.com