Google.cn Tutup Jika Di Larang
Posting Oleh : Eddy Harianto [January 14, 2010 - 7:45 am]
Google menyatakan, berakhirnya penyensoran hasil pencarian layanannya di China bisa saja berakhir dengan penutupan kantor dan layanan Google.cn. Hal tersebut dinyatakan David Drummond, SVP, Corporate Development and Chief Legal Officer Google, dalam blog resmi perusahaan tersebut.
"Kami telah memutuskan tidak lagi bersedia untuk tetap menyensor hasil Google.cn kami, dan dalam beberapa minggu ke depan kita akan berdiskusi dengan pemerintah China dasar yang bisa kami gunakan agar dapat tetap mengoperasikan mesin pencari tanpa filter sesuai dengan hukum di sana, jika dibolehkan," ujar Drummond dalam pernyataannya yang dirilis Selasa (12/1/2010). Ia menambahkan, pihaknya menyadari bahwa hal tersebut mungkin bisa berarti Google terpaksa harus menutup layanan Google.cn termasuk kantornya di China.
Google menyatakan, layanan Google.cn dibuka tahun 2006 dengan keyakinan dapat memberikan akses informasi seluas-luasnya dan internet yang lebih terbuka kepada warga China. Karenanya, demi tujuan tersebut, Google tidak ragu untuk melakukan perubahan pendekatan ke China yakni dengan mengakhiri sensor tersebut.
Drummond sebelumnya menjelaskan bahwa kebijakan untuk tidak lagi menyensor sejumlah isu mengenai China sesuai aturan di sana dilakukan menyusul indikasi penyusupan terkoordinasi untuk menghambat aktivis hak asasi manusia di Negeri Tirai Bambu tersebut. Meskipun diakui Google, baru dua akun Gmail milik aktivis HAM China yang disusupi dan hanya dicuri tanggal pengiriman dan judul e-mail yang dikirim tidak sampai isinya.
Sumber: Kompas Tekno
"Kami telah memutuskan tidak lagi bersedia untuk tetap menyensor hasil Google.cn kami, dan dalam beberapa minggu ke depan kita akan berdiskusi dengan pemerintah China dasar yang bisa kami gunakan agar dapat tetap mengoperasikan mesin pencari tanpa filter sesuai dengan hukum di sana, jika dibolehkan," ujar Drummond dalam pernyataannya yang dirilis Selasa (12/1/2010). Ia menambahkan, pihaknya menyadari bahwa hal tersebut mungkin bisa berarti Google terpaksa harus menutup layanan Google.cn termasuk kantornya di China.
Google menyatakan, layanan Google.cn dibuka tahun 2006 dengan keyakinan dapat memberikan akses informasi seluas-luasnya dan internet yang lebih terbuka kepada warga China. Karenanya, demi tujuan tersebut, Google tidak ragu untuk melakukan perubahan pendekatan ke China yakni dengan mengakhiri sensor tersebut.
Drummond sebelumnya menjelaskan bahwa kebijakan untuk tidak lagi menyensor sejumlah isu mengenai China sesuai aturan di sana dilakukan menyusul indikasi penyusupan terkoordinasi untuk menghambat aktivis hak asasi manusia di Negeri Tirai Bambu tersebut. Meskipun diakui Google, baru dua akun Gmail milik aktivis HAM China yang disusupi dan hanya dicuri tanggal pengiriman dan judul e-mail yang dikirim tidak sampai isinya.
Sumber: Kompas Tekno
![]()





